AD

sponsored

soal dan kunci jawaban kerajaan sriwijaya

Posting Komentar

contoh soal pilihan ganda atau essay dan jawaban tentang sejarah, letak, kerajaan sriwijaya brainly pdf dan doc untuk smp, sma, smk dan mahasiswa

Berikut ini soal dan kunci jawaban tentang kerajaan sriwijaya yang bisa anda baca dan pahami dengan baik.

Setiap soal dibawah ini kami rangkum dari berbagai pembahasan, mulai dari tentang letak kerajaan sriwijaya, sejarah kerajaan sriwijaya, peninggalan, sistem pemerintahan kerajaan sriwijaya dan masih banyak lagi.

Setiap jawaban dari soal bisa anda lihat pada bagian "kunci jawaban" yang sudah kami sediakan dibagian bawah, Semoga soal dan jawaban tersebut bisa membantu anda untuk memahami tentang kerajaan sriwijaya.

soal dan kunci jawaban kerajaan sriwijaya pelajaran sejarah

1. Pada masa pemerintahan Balaputradewa, kerajaan Sriwijaya menjalin kerjasama dengan kerajaan Di India yang dipimpin oleh raja Dewapaladewa yang tertuang dalam prasasti Nalanda, Uraikan isi dari prasati Nalanda yang sebagai bukti bahwa terjalin kerjasama antara Sriwijaya dan India

A. kerajaan Sriwijaya menyumbangkan 1000 ekor sapi kepada India

B. Sriwijaya menyuplai kebutuhan beras di kerajaan India

C. kerjasama perdagangan antara Sriwijaya dan India

D. Raja Deweapaladewa meberikan dan menyuplai kebutuhan kain untuk kerajaan Sriwijaya

E. India memberikan sebidang tanah digunakan sebagai tempat tinggal orang Sriwijaya yang belajar di India


2. Perdagangan di kerajaan Sriwijaya mengalami kemajuan yang sangat pesat dikarenakan ....

A. Ramainya perdagangan di selat malaka

B. Daerah kekuasaannya sangat luas

C. Menjadi pusat penghasil lada

D. Letaknya strategis di tepi malaka

E. Runtuhnya peranan pelabuhan malaka


3. Sumber sejarah kerajaan saylendra tidak begitu banyak ditemukan, baik berupa prasasti maupun peninggalan lainnya. Beberapa prasasti yang ditemukan ada yang membahas tentang kekalahan Raja Balaputradewa dalam perang saudara melawan kakaknya yang bernama Pramodharwardani dan selanjutnya melarikan diri ke kerajaan Sriwijaya. Prasasti tersebut adalah....

A. Nalanda

B. Ratu boko

C. Kalasan

D. Kelurak

E. Kebun kopi


4. Perhatikan kutipan berikut ini.

Dari hasil penelitian arkeologi yang dilakukan di Kota Kapur Pulau Bangka pada tahun 1994, diperoleh suatu petunjuk tentang kemungkinan adanya sebuah pusat kekuasaan di daerah itu sejak masa sebelum munculnya Kerajaan Sriwijaya. Pusat kekuasaan ini meninggalkan temuan-temuan arkeologi berupa sisa-sisa sebuah bangunan candi yang terbuat dari batu bersama dengan arca-arca batu, di antaranya dua buah arca Wisnu dengan gaya seperti arca-arca Wisnu yang ditemukan di Lembah Mekhing, Semenanjung Malaka dan Cibuaya Jawa Barat dari masa sekitar abad ke-5 dan ke-7. Temuan lain yang penting dari situs Kota Kapur ini adalah peninggalan berupa benteng pertahanan yang kokoh berbentuk dua buah tanggul sejajar terbuat dari timbunan tanah, masing-masing panjangnya sekitar 350 meter dan 1200 meter dengan ketinggian 2-3 meter. Penanggalan dari tanggul benteng ini menunjukkan masa antara tahun 530 Masehi sampai 870 Masehi. Benteng pertahanan tersebut agaknya telah berperan pula dalam menghadapi ekspansi Sriwijaya ke Pulau Bangka menjelang akhir abad ke-7.

Dari kutipan hasil penelitian arkeologi yang dilakukan di Kota Kapur tersebut , dapat diketahui bahwa agama yang dianut masyarakat Kerajaan Kota Kapur adalah ... 

A. Budha – Mahayana

B. Budha – Hinayana

C. Hindu – Brahma

D. Hindu – Syiwa

E. Hindu – Waisnawa


5. Dalam catatan perjalanan I-tsing, Kerajaan Sriwijaya dikatakan menjadi pusat pembelajaran agama Buddha Mahayana di seluruh wilayah Asia Tenggara dan telah membangun jaringan pembelajaran agama Buddha hingga India. Bukti bahwa terdapat hubungan antara Sriwijaya dan India adalah …

A. salah satu prasasti Kerajaan Sriwijaya terdapat di Nalanda – India

B. kerajaan Sriwijaya merupakan negara nasional pertama di Indonesia

C. dibangunnya sebuah pangkalan dagang milik India di daerah Ligor

D. Prasasti Kedukan Bukit yang menerangkan perjalanan suci Dapunta Hyang

E. pembangunan sebuah taman yang disebut Sriksetra


6. Mengapa di wilayah Sriwijaya tidak ditemukan candi Budha yang besar padahal Sriwijaya pernah menjadi pusat agama Budha ? Di antaranya adalah karena ...

A. ajaran agama Budha tidak mengharuskan mendirikan candi

B. kondisi alam Sriwijaya tidak mendukung berdirinya candi

C. majunya pelayaran dan perdagangan kerajaan Sriwijaya

D. penduduknya mayoritas bermata pencaharian nelayan

E. letak Sriwijaya yang strategis pada jalur perdagangan


7. Abad berapakah kerajaan sriwijaya ini diketahui keberadaannya?

A. abad ke-3

B. abad ke-7

C. abad ke-8

D. abad ke-5


8. Siapakah nama Pendeta Tiongkok yang mengetahui keberadaan kerajaan Sriwijaya ini?

A. Cholamandala

B. Rajendra chola I

C. I- Tsing

D. Pierre-Yves Manguin


9. "Sriwijaya" diambil dari Bahasa sansekerta, bahasa Sansekertanya "Sri"?

A. Kemarahan

B. Kegelapan

C. Kemuliaan

D. Bercahaya


10. "Sriwijaya" diambil dari Bahasa sansekerta, bahasa Sansekertanya "wijaya"?

A. Kemenangan

B. Kesenangan

C. Kekalahan

D. Kesatuan


11. Siapakah Raja terakhir di Kerajaan Sriwijaya?

A. Balaputradewa

B. Indravarman

C. Parameswara

D. Dharmasetu


12. Tahun berapakah Kerajaan Sriwijaya dibubarkan?

A. 1357

B. 1389

C. 1377

D. 1365


13. Raja yang sangat famous/terkenal di Kerajaan Sriwijaya adalah?

A. Wisnu

B. Rudra Vikraman

C. Balaputradewa

D. Samaragrawira


14. Kerajaan Sriwijaya didirikan pada abad ke ..

A. 7

B. 8

C. 9

D. 6


15. Seorang pendeta Budha yang terkenal dari kerajaan Sriwijaya adalah....

A. Sakyakirti

B. Dharmawangsa

C. Dharmasetu

D. Balaputra Dewa


kunci jawaban

1. E. India memberikan sebidang tanah digunakan sebagai tempat tinggal orang Sriwijaya yang belajar di India

2. D. Letaknya strategis di tepi malaka

3. B. Ratu boko

4. E. Hindu – Waisnawa

5. A. salah satu prasasti Kerajaan Sriwijaya terdapat di Nalanda – India

6. D. penduduknya mayoritas bermata pencaharian nelayan

7. B. abad ke-7

8. C. I- Tsing

9. D. Bercahaya

10. A. Kemenangan

11. C. Parameswara

12. C. 1377

13. C. Balaputradewa

14. A. 7

15. A. Sakyakirti

Related Posts

Posting Komentar